Business

Faktor yang Menentukan Biaya Pembuatan Website

Mahrus 6 menit baca
Dokumen penawaran pembuatan website yang sedang ditinjau bersama kalkulator dan laptop

Pertanyaan pertama yang hampir selalu muncul saat orang berencana membuat website adalah berapa biayanya. Pertanyaan yang wajar, tapi jawabannya jarang bisa langsung berupa angka.

Kalau Anda mencari di internet, hasilnya membingungkan: satu situs menyebut ratusan ribu, situs lain menyebut puluhan juta, untuk hal yang sama-sama disebut "website". Keduanya bisa sama-sama benar, karena yang mereka maksud sebenarnya dua produk yang berbeda jauh.

Artikel ini tidak menyebut angka. Yang dibahas adalah faktor yang membentuk angka itu, supaya Anda bisa menilai sendiri kenapa sebuah penawaran mahal atau murah, dan mana yang sepadan dengan kebutuhan Anda.

Jenis website yang Anda butuhkan

Ini faktor terbesar, dan sering salah ditentukan sejak awal.

  • Landing page. Satu halaman dengan satu tujuan. Paling ringan karena strukturnya tunggal dan tidak butuh pengelolaan konten berkelanjutan.

  • Company profile. Beberapa halaman: beranda, layanan, portofolio, tentang, kontak. Butuh perencanaan struktur informasi dan biasanya butuh panel admin.

  • Website dengan katalog atau blog. Ada data yang bertambah terus, jadi butuh basis data, panel pengelolaan, dan pemikiran soal pencarian serta penyaringan.

  • Toko online. Ada transaksi, stok, pengiriman, dan pembayaran. Ini bukan lagi website, melainkan aplikasi. Lompatan biayanya paling besar di sini.

  • Aplikasi web khusus. Sistem yang mengikuti alur kerja internal Anda. Biayanya ditentukan kerumitan alur, bukan jumlah halaman.

Banyak orang meminta penawaran "website company profile" padahal yang dibutuhkan sebenarnya sistem pemesanan. Menyamakan keduanya membuat perbandingan harga jadi tidak berarti.

Asal desainnya

Tampilan yang sama-sama rapi bisa lahir dari tiga jalur dengan biaya yang berbeda jauh.

  1. Tema jadi. Paling murah dan paling cepat. Konsekuensinya tampilan Anda mirip banyak situs lain, dan penyesuaian di luar batas tema sering justru merepotkan.

  2. Tema jadi yang disesuaikan. Jalan tengah. Kerangka dari tema, warna dan tipografi mengikuti identitas Anda.

  3. Desain khusus. Dirancang dari nol mengikuti kebutuhan dan identitas Anda. Paling mahal karena ada tahap riset, wireframe, dan revisi desain sebelum satu baris kode ditulis.

Kalau Anda belum punya identitas visual sama sekali, biasanya ada pekerjaan tambahan sebelum desain website dimulai, yaitu menyusun logo, palet warna, dan tipografi. Itu pekerjaan terpisah dengan biaya tersendiri.

Jumlah halaman dan kedalaman isinya

Jumlah halaman berpengaruh, tapi tidak selinear yang dikira. Sepuluh halaman dengan pola tampilan yang sama jauh lebih ringan daripada empat halaman yang tiap halamannya punya tata letak berbeda.

Yang lebih menentukan adalah berapa banyak pola tampilan unik yang harus dibuat. Halaman layanan, halaman detail layanan, halaman artikel, dan halaman portofolio itu empat pola berbeda, meski totalnya bisa jadi lima puluh halaman.

Fitur yang diminta

Beberapa permintaan terdengar kecil tapi menambah pekerjaan cukup banyak:

Permintaan

Yang sebenarnya dikerjakan

Form kontak

Validasi, perlindungan spam, pengiriman surel, penyimpanan pesan, notifikasi

Multi bahasa

Struktur data ganda, penerjemahan antarmuka, penanganan alamat halaman per bahasa

Panel admin

Autentikasi, hak akses, pengelolaan berkas, validasi tiap kolom

Integrasi pembayaran

Sambungan ke penyedia, penanganan status, uji coba transaksi, penanganan gagal bayar

Pencarian dan filter

Perancangan indeks, penanganan performa saat data bertambah

Panel admin adalah contoh yang paling sering diremehkan. Meminta agar konten "bisa diubah sendiri" berarti membangun aplikasi kecil di belakang website Anda.

Kesiapan konten Anda

Faktor ini paling sering diabaikan pemilik usaha, padahal dampaknya besar terhadap jadwal dan biaya.

Kalau teks, foto produk, dan profil perusahaan sudah siap dan rapi, pengerjaan berjalan lurus. Kalau belum, ada dua kemungkinan: proyek tertunda menunggu materi dari Anda, atau penyedia jasa yang mengerjakannya dengan biaya tambahan.

Dari pengalaman kami, penyebab proyek website molor paling sering bukan urusan teknis, melainkan konten yang tidak kunjung lengkap.

Foto produk yang perlu diambil ulang atau diperbaiki juga masuk hitungan. Ini pekerjaan tersendiri, bukan bagian dari pembuatan website.

Siapa yang mengerjakan

Pilihan pelaksana memengaruhi biaya sekaligus risikonya.

  • Pembuat situs swalayan. Paling murah, bisa dikerjakan sendiri. Cocok untuk kebutuhan sederhana. Batasnya terasa saat Anda butuh sesuatu di luar yang disediakan.

  • Pekerja lepas perorangan. Lebih terjangkau. Perlu dipastikan bagaimana kalau dia berhalangan di tengah proyek atau setelah serah terima.

  • Studio atau agensi. Lebih mahal karena ada beberapa peran yang terlibat dan proses yang terdokumentasi. Nilainya ada pada kesinambungan dan tanggung jawab setelah peluncuran.

Biaya yang berjalan setelah website jadi

Ini bagian yang paling sering luput dari perhitungan awal, padahal berulang tiap tahun:

  • Nama domain, diperpanjang tahunan.

  • Hosting atau server, besarnya mengikuti kebutuhan trafik dan data.

  • Perawatan. Pembaruan keamanan, cadangan data, dan perbaikan kalau ada yang rusak.

  • Perubahan isi. Kalau Anda tidak punya panel admin, tiap perubahan kecil berarti meminta bantuan pembuatnya.

Website yang dibuat murah tapi tidak dirawat sering berakhir lebih mahal, karena ketika bermasalah, memperbaikinya bisa lebih berat daripada membangun ulang.

Cara menilai sebuah penawaran

Saat menerima penawaran, pertanyaan berikut lebih berguna daripada langsung membandingkan angka:

  1. Berapa kali revisi desain yang termasuk, dan apa yang terjadi setelah kuotanya habis?

  2. Siapa yang menyiapkan teks dan gambar?

  3. Setelah selesai, siapa pemilik kode dan akses hostingnya?

  4. Apakah ada panel untuk mengubah isi sendiri, dan bagian mana saja yang bisa diubah?

  5. Berapa lama masa garansi perbaikan setelah peluncuran?

  6. Apa saja biaya yang berjalan tiap tahun, dan berapa besarnya?

Penawaran yang lebih mahal tapi menjawab keenam pertanyaan ini dengan jelas biasanya lebih murah dalam jangka panjang dibanding penawaran murah yang menyisakan banyak tanda tanya.

Tanda penawaran yang perlu diwaspadai

Murah belum tentu buruk, dan mahal belum tentu sepadan. Yang perlu diwaspadai justru penawaran dengan ciri berikut, berapa pun angkanya.

  • Lingkup pekerjaannya kabur. Tertulis "pembuatan website lengkap" tanpa rincian halaman dan fitur. Ini sumber perselisihan paling umum di tengah proyek.

  • Revisi disebut tak terbatas. Terdengar menyenangkan, tapi biasanya berarti tidak ada tahap persetujuan yang jelas, sehingga proyek berpotensi tidak selesai-selesai.

  • Tidak menyebut siapa pemilik akses. Pastikan domain terdaftar atas nama Anda, bukan atas nama penyedia jasa. Ini menentukan apakah Anda bisa pindah penyedia di kemudian hari.

  • Tidak ada pembicaraan soal setelah peluncuran. Website adalah barang hidup. Penawaran yang berhenti di kata "selesai" biasanya menyisakan pekerjaan yang harus Anda tanggung sendiri.

  • Waktu pengerjaan sangat singkat untuk lingkup yang besar. Biasanya berarti memakai tema jadi tanpa penyesuaian, atau ada tahap yang dilewati, seringnya pengujian.

Sebaliknya, penawaran yang mencantumkan daftar halaman, jumlah revisi, jadwal per tahap, dan kepemilikan aset biasanya lebih bisa diandalkan, karena penyedianya sudah memikirkan kemungkinan yang akan muncul.

Pertanyaan yang sering muncul

Kenapa penyedia jasa tidak langsung menyebut harga di situsnya?

Karena harga tanpa lingkup pekerjaan tidak bermakna. Angka yang sama bisa berarti landing page sederhana bagi satu penyedia dan sistem lengkap bagi penyedia lain. Menyebut angka lebih dulu justru sering menyesatkan.

Lebih hemat pakai pembuat situs swalayan?

Untuk kebutuhan sederhana dan Anda punya waktu mengerjakannya, iya. Perhitungkan juga waktu Anda sendiri, biaya langganan tahunan, dan batasan saat kebutuhan bertambah.

Bagaimana supaya biayanya tidak membengkak di tengah jalan?

Sepakati lingkup pekerjaan secara tertulis sejak awal, sedetail mungkin, termasuk jumlah halaman, daftar fitur, dan jumlah revisi. Pembengkakan hampir selalu berasal dari permintaan yang muncul setelah pengerjaan dimulai.

Terakhir

Biaya website ditentukan oleh lingkup pekerjaan, bukan oleh kata "website" itu sendiri. Begitu Anda tahu jenis situs yang dibutuhkan, dari mana desainnya berasal, fitur apa yang benar-benar dipakai, dan seberapa siap konten Anda, angka penawaran jadi jauh lebih mudah dinilai.

Saran praktisnya: tuliskan dulu apa yang ingin dicapai website ini, baru minta penawaran. Bukan sebaliknya.

Masih bingung menentukan jenis situs yang sesuai? Baca perbandingan website company profile dan landing page. Kalau ingin membahas kebutuhan spesifik Anda, konsultasi awal kami gratis dan tidak mengikat.

  • #Website
  • #UMKM
Bagikan: WhatsApp X LinkedIn

Siap membangun sesuatu yang bagus?

Ceritakan ide Anda. Konsultasi awal gratis dan tanpa kewajiban.