Sistem Pemantauan Pertumbuhan Balita Berbasis RFID
Kiosk penimbangan Posyandu dengan kartu RFID untuk mengenali anak, menghitung Z-score standar WHO secara otomatis, dan menyimpan riwayat pemeriksaan tiap balita dari waktu ke waktu.
- Klien
- Layanan kesehatan masyarakat tingkat desa
Penimbangan balita di Posyandu umumnya dicatat di buku, lalu disalin ke rekap, lalu dihitung status gizinya belakangan. Tiap tahap membuka peluang salah tulis, dan hasilnya baru diketahui lama setelah ibunya pulang.
Masalahnya
Ada dua hal yang memakan waktu di lapangan. Pertama, mencari data anak di buku saat antrean sedang panjang. Kedua, menghitung status gizi, karena Z-score standar WHO tidak bisa dihitung di kepala dan bergantung pada usia anak dalam bulan, jenis kelamin, serta jenis pengukurannya.
Yang dikerjakan
Kartu RFID per anak. Kartu ditempel, data anak langsung muncul, tidak perlu mencari di buku
Mode kiosk. Antarmuka layar penuh khusus meja penimbangan, dirancang untuk dipakai cepat dan bergantian
Perhitungan Z-score otomatis. Status gizi keluar seketika setelah berat dan tinggi dimasukkan
Riwayat per anak. Hasil tiap kunjungan tersimpan sehingga tren pertumbuhan bisa dilihat, bukan cuma angka terakhir
Pengukuran tertunda. Data yang belum lengkap bisa disimpan dulu dan dirampungkan kemudian
Catatan teknis
Yang membedakan sistem ini dari pencatatan biasa adalah penyimpanan riwayat. Satu angka berat badan hampir tidak berarti apa-apa. Yang menunjukkan ada masalah adalah pola beberapa kunjungan berturut-turut, dan itu hanya terbaca kalau datanya tersimpan rapi per anak sejak awal.
Status pengukuran tertunda sengaja disediakan karena kondisi lapangan tidak selalu ideal. Anak bisa menangis dan menolak diukur tingginya. Memaksa semua field terisi sekaligus justru membuat petugas mengarang angka, dan itu lebih berbahaya daripada data kosong.
Layanan yang dipakai
Teknologi
- Laravel
- Filament
- Tailwind CSS
- MySQL
Siap membangun sesuatu yang bagus?
Ceritakan ide Anda. Konsultasi awal gratis dan tanpa kewajiban.