Sistem Pelaporan Penanganan dan Perbaikan Armada
Sistem pelaporan berjenjang dari sopir ke bagian operasional lalu ke mekanik, lengkap dengan dokumentasi foto kondisi armada sebelum ditangani dan setelah perbaikan selesai.
- Klien
- Operator transportasi publik
Laporan kerusakan armada sering berhenti di grup percakapan. Sopir mengirim keluhan, foto tenggelam di antara pesan lain, dan tidak ada yang tahu pasti apakah keluhan itu sudah ditangani atau belum sampai bus itu bermasalah lagi di jalan.
Alur yang dibangun
Sistem ini mengikat tiga peran dalam satu alur berurutan:
Sopir melaporkan temuan beserta foto kondisi armada
Operasional memverifikasi dan meneruskan ke bengkel
Mekanik menangani lalu mengunggah foto hasil perbaikan
Selama foto hasil perbaikan belum masuk, laporan itu belum dianggap selesai. Sederhana, tapi ini yang membuat tidak ada keluhan yang menguap begitu saja.
Catatan teknis
Dibangun di atas Google Apps Script dengan penyimpanan berbasis spreadsheet. Pilihan ini diambil karena sesuai dengan kondisi tempat sistemnya dipakai, bukan karena keterbatasan. Tidak butuh server sendiri, tidak butuh biaya bulanan, dan tim yang sudah terbiasa dengan spreadsheet tetap bisa membaca datanya secara langsung tanpa belajar antarmuka baru.
Untuk kebutuhan pelaporan dengan jumlah armada yang terukur, pendekatan seperti ini jauh lebih realistis daripada membangun aplikasi penuh yang belum tentu terawat setelah masa pendampingan selesai.
Konteks
Sistem ini dikerjakan selama program magang, dengan dokumentasi teknis lengkap yang mencakup struktur data, alur kerja, dan penjelasan kode. Dokumentasi disiapkan agar sistemnya tetap bisa dilanjutkan setelah masa magang berakhir.
Layanan yang dipakai
Teknologi
- JavaScript
- Google Apps Script
Siap membangun sesuatu yang bagus?
Ceritakan ide Anda. Konsultasi awal gratis dan tanpa kewajiban.